Selasa, 18 Agustus 2015

airmata di ujung senja (part 1)

arlojiku menunjukan pukul 09:04,tak seperti biasanya.dimana aku dan teman temanku bioasanya pada waktu seperti ini ,kumpul kumpul bareng.hari ini hari sabtu, toko babage komputer sbagai penyedia layanan bagi siswa yang sedang melaksanakan pklnya meliburkan kami.ozan dan zami telah keluar dari kamar kos sejak pagio pagi tadi. katanya sih, mau cuci mata . biasalah, anak santri dianugrahin abah yainya bebas dari pondok selama tiga bulan guna melaksanakan pkln ,senangnyaaaa, bak kucing abis puasa selama 7hari 7malem terus dikasih bandeng presto sama sang empunya.dan tinggalah aku seorang diri dikamar ini.sementara di luar sana lalu lalang kendaraan bermotor teruis berdesing tanpa henti henti dangan akselerasinya masing masing .dan sesekali ku buka tirai berwarna merah di kamarku,kemudian kedua bola mataku ku sorotkan keluar ,terkadang aku mertasa bosan di saaat saat spt ini.
"via" hatiku membatin."oh,iya via" hatiku membatin kembali
entah mengapa ,terkadang disaat via ada apa apanya aku kadang suka teringhat sama dia, insting dari siapa coba?? ini termasuk naluri alami manusia bukan?? padahal aku bukan siapa siapa nya dia loh,
kurogoh saku kemejaku,kuambil telpon genggamku,kemudian jari jariku bergoyang goyang diantara tus tus keyboard ,
terdengar bunyi bep pada hpku, itu tandanya panggilanku masuk di seberang sana
di telfon.....
"assslamualaikum" sapaku lembut
"wa alaikumussalam hik... hikss...."sahut via diseberang sana. benar dugaanku,ada udang goreng di balik nampan rupanya
'kenapa?'
"kalau kamu cuma buat sakitin aku, kamu berhasil ki, makasih. sekali lagi makasih ki, hiks hiks hiks "
"vi, ini aku farhan, bukan rifki" aku coba menjelaskan , bahwa ini missunderstanding. awas ya , kalo saja rfki apa aapain via,gak masuk liang lahat juga patut untuk bersyukur anda ki

"ooo oo oo kaaa muu han ,maaf han , akuuu , akuuu ,huaaaaa "via gugup , kemudian frekuensi tangisan itu bertambah dari 3.6 ghz menjadi 1.2ghz (yeee itumah turun kaliiii.)
"curhat sini"
"enggak ah, aku udah terlalu sering curhat sama kamu"
"dih, gapapa sini,ayook."
"lagian apa faidahnya coba aku curhat sama kamu han?"
" akukan temen deket kamu vi, masak gak boleh aku dengerin curhat kamu"